Suksesnya Program Pendanaan Inovasi Penjualan Nasi Goreng Beras Merah : Happy Fried Rice

ipa.umsida.ac.id – Happy Fried Rice merupakan produk dagang Mahasiswa Prodi Pendidikan IPA yang berhasil memperoleh dalam program pengembangan usaha mahasiswa. Happy Fried Rice merupakan olahan makanan sehat yang memodifikasi makanan yang tinggi kalori dan kolestrol menjadi makanan yang lebih sehat dan menjadi salah satu makanan yang dapat digunakan untuk progam diet, yaitu nasi goreng rendah kalori dengan bahan dasar beras merah. Happy Fried Rice hadir berdasarkan riset saat ini, kegandrungan akan makanan yang tidak sehat berupa nasi goreng yang menyasar dari kalangan bawah sampai atas tanpa melihat batasan usia, khususnya para remaja dan orang dewasa semua menyukai makanan tersebut, karena dinilai dapat mengenyangkan, murah dan cepat dalam proses pembuatannya. Happy Fried Rice berfokus pada bidang jasa dan perdagangan, khususnya dalam sektor penyediaan perdagangan makanan sehat. Usaha ini berlokasi di Desa Pagerngumbuk, Rt/Rw 03/02, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga : P2MW : Mahasiswa Pendidikan IPA Kembali Berhasil Lolos Pendaan

Pengembangan Produk Happy Fried Rice

Dalam proses pengembangan produk Happy Fried Rice melakukan penjualan produk dengan packaging yang telah dirancang sebelumnya. Sehingga pada saat konsumen membeli Nasi Goreng Rendah Kalori, konsumen akan menerima produk beserta stiker bergambarkan logo produk, kantong kresek custom bertuliskan “Happy Fried Rice” serta brosur berisi manfaat mengonsumsi serta Informasi gizi pada kandungan Nasi Goreng Rendah Kalori. Strategi penjualan yang telah direncanakan juga terealisasikan dengan baik.

Strategi Pemasaran Produk Happy Fried Rice

Selama mengikuti P2MW, strategi pemasaran dalam bisnis Happy Fried Rice telah mengalami perubahan yang positif. Program ini memberikan Happy Frie Rice arahan yang sangat berharga dalam merancang pendekatan yang lebih jelas dan berfokus. Instrumen pemasaran yang digunakan dalam penjualan ini menggunakan mix 7P dengan menerapkan alur konsep 7 langkah, yakni; product, price, promotion, place, partisipant/people, process, dan physical evidance. 

Omset Penjualan 

Selama mengikuti P2MW, Happy Fried Rice berhasil mencapai omset sebesar Rp. 3.038.000,- Happy Fried Rice mencatat penjualan nasi goreng pelangi sebanyak 50 box, nasi goreng chicken breast 81 box, nasi goreng tuna 49 box dan nasi goreng spesial 17 box. Peningkatan signifikan terjadi pada 5 bulannya, mulai dari bulan juni-Oktober. Semua ini adalah hasil dari strategi pemasaran yang leih bagus yang diterapkan setelah mendapatkan dukungan dari program ini. Happy Fried Rice menerapkan promosi yang lebih efektif, beriklan secara online dan aktif di media sosial guna meningkatkan visibilitas bisnisnya. Dengan upaya ini, Happy Fried Rice berhasil meningkatkan penjualan per unit dan dapat membentu bisnis lebih berkembang secara positif.

Produk Diterima dengan Baik oleh Masyarakt

“Alhamdulillah program kami dapat terlaksanan dengan baik meskipun masih ada yang kurang dan ada sedikit produk yang kurang mencapai target, namun kami sangat bersyukur bahwa produk ini bisa diterima dengan baik di lingkungan masyarakat luas dengan bukti penjualan yang cukup banyak hanya dalam kurun waktu kurang lebih 5 bulan”, ungkap Faninda.

Masyarakat merasa penasaran akan inovasi produk baru yang telah dilakukan. Hal ini dibuktikan dengan ukuran  target pembeli Happy Fried Rice yang dapat dibilang cukup besar dikarenakan gaya hidup sehat yang semakin menjadi tren dan diterapkan oleh masyarakat Indonesia terlebih lagi setelah adanya pandemi COVID-19.

 

Penulis: Ainin Djauharoh

Bertita Terkini

Olimpiade
Telah Dibuka! Olimpiade MIPA Tingkat Nasional untuk SMP Sederajat Oleh Pendidikan IPA Umsida
March 21, 2025By
mipa
Melalui MIPA Champions di FPIP Fair 2025 Raih Prestasi Gemilang
March 11, 2025By
media
Media Buku Pop-Up untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA
February 26, 2025By
donasi
Open Donasi: Ajakan Mahasiswa IPA untuk Peduli dan Berbagi dalam Menyambut Keberkahan Bulan Ramadhan
February 22, 2025By
profesional
Etika Profesional Guru SD: Menyeimbangkan Tuntutan Akademik dan Kebutuhan Emosional Siswa
February 19, 2025By
upgrading
Upgrading dan Integrasi Generasi: Tingkatkan Wawasan dan Solidaritas Mahasiswa Pendidikan IPA  
February 12, 2025By
STEM
Pembelajaran Berbasis STEM dalam Pendidikan IPA: Mempersiapkan Generasi Masa Depan
February 5, 2025By
modul
Modul Elektronik Berbasis Android untuk Materi Perubahan Iklim yang Terintegrasi Nilai-Nilai Islam
January 31, 2025By

Prestasi

Noly Shofiyah
Noly Shofiyah, Dosen IPA Umsida, Torehkan Prestasi di Publikasi Ilmiah Internasional
November 19, 2024By
Mahasiswa Pendidikan IPA Berhasil Lulus 3,5 Tahun
August 22, 2024By
Wisuda 43 2024: 4 Mahasiswa Pendidikan IPA Raih Predikat Wisudawan Berprestasi
July 1, 2024By
Kembali Ukir Prestasi, HIMA Pendidikan IPA Berhasil Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2024
May 31, 2024By
P2MW : Mahasiswa Pendidikan IPA Kembali Berhasil Lolos Pendaan
April 29, 2024By
Mahasiswa Pendidikan IPA Terpilih Sebagai Duta Muda Jawa Timur
February 10, 2024By
Medali Emas dan Perak dalam Kompetisi Internasional IC-RiiTEL Universiti Malaya
January 3, 2024By
PKM (Program Kreativitas Mahasiswa): 2 Kelompok Mahasiswa Pendidikan IPA Raih Insentif dan Pendanaan Proposal
August 22, 2023By