Diskusi Ilmiah: Eksplorasi Prestasi Mahasiswa “Menciptakan Inovasi dan Kontribusi Generasi Muda dalam Penelitian Ilmiah”

ipa.umsida.ac.id – Selasa (25/06/24), Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA UMSIDA mengadakan kegiatan Diskusi Ilmiah dengan tema Eksplorasi Mahasiswa: Menciptakan Inovasi dan Kontribusi Generasi Muda dalam Penelitian Ilmiah. Kegiatan diskusi ilmiah ini rutin yang selalu diadakan di Program Studi Pendidikan IPA. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan diskusi antar mahasiswa.

Pemateri pada kegiatan kali ini adalah 3 mahasiswa yang berhasil lulus 3,5 tahun dengan pengamalan prestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Adapun 3 mahasiswa tersebut terdiri atas Cahyani Rahmadiningrum (mahasiswa lolos magang wijaba dan studi independen) ; Ainin Djauharoh (mahasiswa lolos program insentif PKM-AI 2023) ; dan Elena Dwi Nur Pratiwi (mahasiswa lolos program pendanaan PKM-K 2023).

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipimpin oleh MC, yang dilanjutkan dengan sambutan pembuka oleh Wakil Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan Dr Eko Hardi Ansyah M Psi.  Dr Eko menyampaikan bahwa kegiatan diskusi ilmiah ini memang harus terlaksana. Diskusi ilmiah ini sangat beruna bagi meningkatkan kemampuan lobus prefrontal cortex yang dimiliki oleh masing-masing mahasiswa. Dengan maksimalnya kerja lobus prefrontal cortex,  kemampuan mahasiswa dalam mencetak prestasi pasti akan lebih mudah.

Baca juga: Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Penulisan Artikel Ilmiah melalui Workshop Artikel 

Acara selanjutnya adalah penyampaian materi yang disampaikan oleh Cahyani Rahmadiningrum. Cahyani menyampaikan pengalamannya dalam mengikuti kegiatan Magang Wijaba dan Studi Independen. Dalam 2 kegiatan tersbut, Cahyani mendapatkan banyak benefit diantaranya adalah mendapatkan ilmu baru yang sebelumnya tidak didapatkan diperkuliahan, mendapatkan banyak relasi pertemanan, serta mendapatkan uang pembinaan. Cahyani juga membagikan tips untuk bisa lulus kuliah 3,5 tahun. “Mampu membagi waktu, serta pandai dalam memenejemen diri adalah kunci untuk bisa lulus tepat waktu atau bahkan lebih cepat. Mengurangi kegiatan yang tidak begitu penting, sehingga kita dapat fokus dalam mengerjakan tugas kuliah atau bahkan dalam menulis artikel ilmiah”, ucap Cahyani.

Kemudian. dilanjutkan penyampaian materi oleh Ainin Djauharoh. Ainin membagikan pengalamannya pada saat lolos program insentif PKM-AI 2023. Ainin menjelaskan tentang proses pengajuan artikel ilmiah mulai dari awal penyusunan hingga akhir submit pada sistem Simbelmawa. “Untuk bisa lolos PKM, topik yang diusulkan harus menarik dan inovatif. Adapun topik yang sedang marak dibicarakan pada saat ini khususnya dalam pendidikan IPA meliputi Isu Lingkungan. Kearifan Lokal, Integrasi Teknologi, dan SDG’s (Sustainable Development Goals) untuk mencapai Indonesia Emas 2045″, ungkap Ainin. Ainin juga menceritakan tentang benefit yang didapatkan jika lolos program PKM-AI ini meliputi: dapat lolos ujian seminar proposal dan ujian skripsi, mendapatkan uang pembinaan, serta dapat melakukan publikasi artikel ilmiah di Sinta 2.

Materi yang terakhir, disampaikan oleh Elena Dwi Nur Pratiwi. Elena menjelaskan mengenai proses pengajuan proposal kewirausahaan yang diusulkan. Elena mengangkat topik kearifan lokal yakni mengintegrasikan unsur sains “Ecoprint” dengan Udeng Pacul Gowang khas Sidoarjo. “Judul yang diajukan dalam proposal kewirausahaan haruslah menarik. Judul maksimal 20 kata tidak boleh lebih, namun boleh kurang. Penulisan dalam proposal harus benar-benar sesuai dengan buku panduan yang diberikan, biasanya dapat diunduh di web pkm dikti. Jika ada format penulisan salah, maka ebaik apapun konten yang diajukan maka tetap akan ditolak”, Ucap Elena. Elena menyampaikan pula benefit yang didapatkan saat lolos pendanaan PKM ini yang meliputi: uang pembinaan, publikasi artikel di jurnal terakreditasi, serta mendapatkan ilmu baru mengenai kegiatan berwirausaha. Usaha yang dikembangkan dapat dilanjutkan diluar program PKM, sehingga keuntungan yang didapatkan menjadi semakin banyak.

Kegiatan berjalan dengan sangat lancar dari awal hingga akhir. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama serta penyerahan sertifikat oleh KaProdi Pendidikan IPA Dr Ria Wulandari M Pd kepada ketiga pemateri. Diharpakan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta dan ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.

 

Penulis: Ainin Djauharoh

Bertita Terkini

Ikuti Kongres PPII, PIPA Umsida Siapkan Science Education Journal Sinta 2
July 16, 2024By
Wisuda 43 2024: 4 Mahasiswa Pendidikan IPA Raih Predikat Wisudawan Berprestasi
July 1, 2024By
Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Penulisan Artikel Ilmiah Melalui Workshop Artikel
June 4, 2024By
Kembali Ukir Prestasi, HIMA Pendidikan IPA Berhasil Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2024
May 31, 2024By
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Pendidikan IPA dalam Acara Regional Student Research Conference 2024 di Universiti Malaya
May 3, 2024By
P2MW : Mahasiswa Pendidikan IPA Kembali Berhasil Lolos Pendaan
April 29, 2024By
SARASEHAN – Pendidikan Karakter: Menciptakan Guru yang Berkarakter untuk Menghasilkan Generasi yang Berkualitas
April 25, 2024By
Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dengan Kuliah Tamu tentang Inovasi Media Pembelajaran
April 4, 2024By

Prestasi

Wisuda 43 2024: 4 Mahasiswa Pendidikan IPA Raih Predikat Wisudawan Berprestasi
July 1, 2024By
Kembali Ukir Prestasi, HIMA Pendidikan IPA Berhasil Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2024
May 31, 2024By
P2MW : Mahasiswa Pendidikan IPA Kembali Berhasil Lolos Pendaan
April 29, 2024By
Mahasiswa Pendidikan IPA Terpilih Sebagai Duta Muda Jawa Timur
February 10, 2024By
Medali Emas dan Perak dalam Kompetisi Internasional IC-RiiTEL Universiti Malaya
January 3, 2024By
PKM (Program Kreativitas Mahasiswa): 2 Kelompok Mahasiswa Pendidikan IPA Raih Insentif dan Pendanaan Proposal
August 22, 2023By
Kompetisi Sains Indonesia (KSI) 2021: Mahasiswa Pendidikan IPA Meraih Banyak Penghargaan
March 1, 2021By