Pendidikan IPA

Pendidikan IPA Umsida Dorong Inovasi Pembelajaran Digital 2026

ipa.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menggelar workshop bertema Inovasi Pembelajaran IPA Berbasis Koding pada Kamis, 7 Mei 2026 di Mini Aula Kampus 3 Umsida.

Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami perkembangan teknologi pendidikan, terutama pemanfaatan coding dan Artificial Intelligence atau AI dalam pembelajaran IPA.

Workshop ini tidak hanya membahas teknologi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga menekankan pentingnya kreativitas, etika, dan tanggung jawab akademik dalam penggunaannya.

Hal ini menjadi penting karena calon guru IPA perlu mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa kehilangan peran utama sebagai pendidik.

Kegiatan menghadirkan Fitria Nur Hasanah MPd sebagai pemateri utama. Ia membahas penggunaan AI secara tepat, efektif, dan tetap memperhatikan etika dalam dunia pendidikan.

Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami bagaimana teknologi dapat diterapkan dalam pembelajaran IPA secara lebih menarik dan bermakna.

Moderator workshop, Meisya Farah Aurelia, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini, terutama bagi mahasiswa calon guru yang kelak akan menghadapi peserta didik dengan karakter digital.

AI dan Coding Perkuat Pembelajaran IPA

Pendidikan IPA

Dalam pemaparannya, Fitria menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan.

Guru dan calon guru tidak cukup hanya menguasai materi ajar, tetapi juga perlu mampu memilih media dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Melalui workshop ini, mahasiswa dikenalkan pada pemanfaatan AI dalam pembelajaran IPA, mulai dari penyusunan media pembelajaran, pengembangan permainan edukatif, penguatan pemahaman konsep, hingga pembuatan aktivitas belajar yang lebih interaktif.

Dengan pendekatan tersebut, materi IPA yang sering dianggap abstrak dapat disampaikan secara lebih konkret dan mudah dipahami.

Namun, penggunaan AI tetap perlu dibatasi oleh prinsip etika. Pemateri menegaskan bahwa AI bukan pengganti guru, melainkan alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Mahasiswa diajak memahami pentingnya memeriksa validitas informasi, menjaga orisinalitas karya, serta menggunakan teknologi dengan tanggung jawab akademik.

Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif selama kegiatan berlangsung. Banyak mahasiswa memperoleh wawasan baru mengenai hubungan antara coding, AI, dan pembelajaran IPA.

Jika sebelumnya teknologi hanya dipahami sebagai pelengkap, melalui workshop ini mahasiswa mulai melihat bahwa teknologi dapat menjadi bagian penting dalam merancang pembelajaran yang kreatif dan adaptif.

Salah satu panitia, Dania, yang bertugas pada bagian kesekretariatan dan dokumentasi, turut merasakan manfaat dari kegiatan ini.

Ia menilai workshop tersebut membuka pemahaman baru bahwa AI tidak hanya dapat digunakan sebagai metode pembelajaran, tetapi juga sebagai media untuk mengasah pengetahuan melalui permainan edukatif dan berbagai inovasi pembelajaran lainnya.

Pendidikan IPA Siapkan Calon Guru Adaptif

Pendidikan IPA

Selain memperluas wawasan teknologi pendidikan, kegiatan ini juga memberi pengalaman organisasi bagi mahasiswa yang terlibat sebagai panitia.

Dania menyampaikan bahwa sebelum workshop berlangsung, ia telah mempersiapkan diri dengan mempelajari pendidikan IPA berbasis coding dan kecerdasan buatan, sekaligus menyiapkan perangkat pendukung kegiatan.

Sebagai panitia dokumentasi, ia tidak hanya bertanggung jawab membantu kelancaran acara, tetapi juga merekam seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

Dari peran tersebut, mahasiswa belajar bahwa kegiatan akademik tidak hanya membutuhkan pemahaman materi, tetapi juga koordinasi, ketelitian, dan kemampuan bekerja sama.

Kesan positif juga dirasakan peserta yang hadir. Salah satu peserta menilai workshop ini mampu menjembatani seni mengajar sains di kelas dengan perkembangan teknologi coding dan kecerdasan artifisial.

Baginya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat pembelajar sepanjang hayat terus hidup di lingkungan Pendidikan IPA Umsida.

Melalui workshop ini, Program Studi Pendidikan IPA Umsida menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami teori pembelajaran IPA, tetapi juga dilatih agar mampu mengembangkan media, strategi, dan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi digital.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya inovasi pembelajaran IPA yang lebih modern, kreatif, dan bertanggung jawab.

Dengan menggabungkan sains, coding, dan AI, Pendidikan IPA Umsida berupaya mencetak calon pendidik yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Penulis: Ami Abdi

Bertita Terkini

Synergy Competition
OSC MIPA Synergy Competition 2026 Buka Pendaftaran untuk SMA
May 5, 2026By
OSC Quick
OSC Quick Think Science Olympiad Ajak Siswa SMP Asah Prestasi
May 1, 2026By
Trial College
Trial College 2026 IPA Umsida Ajak Siswa Bedah Mencit
April 21, 2026By
Halal Bihalal
Halal Bihalal HIMA IPA 2026: Sucikan Hati, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas
April 7, 2026By
Pendidikan IPA
Pendidikan IPA Menjawab Tantangan Sains Kontekstual di Era Digital 0.5
March 31, 2026By
Kesulitan Belajar
Mengurai Kesulitan Belajar IPA pada Siswa SMP 2026
March 20, 2026By
Guru IPA
Berhenti Menghafal Tabel Periodik, Saatnya Guru IPA Melek AI 2026
March 13, 2026By
mandi malam
Benarkah Mandi Malam Bikin Rematik Ini Jawaban Sainsnya 2026
March 10, 2026By

Prestasi

mahasiswa
Keterlibatan Aktif Mahasiswa Pendidikan IPA Umsida: Inovasi Drytech Batik Ecoprint Berbasis IoT di Ajang PKM
September 5, 2025By
wisudawan berprestasi
Wisudawan Berprestasi dari Prodi pendidikan IPA yang Menjadi Inspirasi dengan Mengatur Waktu Antara Kuliah, Kerja, dan Organisasi
August 5, 2025By
DaBeLCy
Dosen IPA Umsida Ikuti Ujian Tertutup Disertasi dengan Model Pembelajaran DaBeLCy untuk Penalaran Ilmiah
July 25, 2025By
IPA
Dosen IPA Umsida Lolos Hibah RisetMu dengan Penelitian Integrasi Budaya Lokal dan Isu Sosial Ilmiah dalam Pembelajaran IPA
June 16, 2025By
Noly Shofiyah
Noly Shofiyah, Dosen IPA Umsida, Torehkan Prestasi di Publikasi Ilmiah Internasional
November 19, 2024By
Mahasiswa Pendidikan IPA Berhasil Lulus 3,5 Tahun
August 22, 2024By
Wisuda 43 2024: 4 Mahasiswa Pendidikan IPA Raih Predikat Wisudawan Berprestasi
July 1, 2024By
Kembali Ukir Prestasi, HIMA Pendidikan IPA Berhasil Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2024
May 31, 2024By