ipa.umsida.ac.id – Meisya Farah Aurelia, mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), berhasil lolos Internship Program WIJABA Batch 11. Mahasiswa semester empat tersebut ditempatkan pada divisi Online Program Education, bidang yang berkaitan dengan pelaksanaan dan pengelolaan program pendidikan berbasis daring.
Capaian ini menjadi kesempatan bagi Meisya untuk memperluas pengalaman belajar di luar kegiatan perkuliahan. Melalui program internship, ia dapat mengenal proses kerja yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan digital sekaligus meningkatkan kompetensi yang relevan dengan bidang studinya.
Sebagai mahasiswa Pendidikan IPA, Meisya tidak hanya dituntut memahami konsep dan strategi pembelajaran, tetapi juga perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan. Pengalaman di divisi Online Program Education dapat menjadi ruang untuk memahami bagaimana sebuah program pembelajaran daring disiapkan, dikelola, dan disampaikan kepada peserta.
“Saya bersyukur bisa lolos Internship Program WIJABA Batch 11 dan mendapatkan kesempatan belajar di divisi Online Program Education. Kesempatan ini ingin saya manfaatkan untuk menambah pengalaman sekaligus mengembangkan kemampuan di bidang pendidikan digital,” ujar Meisya.
Menurutnya, pengalaman magang penting karena mahasiswa dapat melihat penerapan pengetahuan yang sebelumnya diperoleh di kampus dalam konteks kerja yang nyata. Hal tersebut membantunya mengenali kemampuan yang perlu dikembangkan selama masa studi.
Belajar Mengelola Program Pendidikan Daring
Divisi Online Program Education memberikan ruang bagi Meisya untuk mengenal pengelolaan program pendidikan yang memanfaatkan platform digital. Bidang ini membutuhkan kemampuan komunikasi, ketelitian, kreativitas, manajemen waktu, serta kerja sama agar program yang dirancang dapat berjalan sesuai tujuan.
Bagi calon pendidik, pengalaman tersebut relevan dengan perubahan pola pembelajaran yang semakin memanfaatkan teknologi. Pendidikan kini tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui platform digital, kelas virtual, pelatihan daring, serta media pembelajaran interaktif.
“Saya ingin mengetahui proses di balik sebuah program pendidikan online, bukan hanya melihatnya dari sisi peserta. Saya juga ingin belajar bagaimana tim menyiapkan kegiatan, berkomunikasi, membagi tugas, dan memastikan program bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Keterlibatan dalam internship juga dapat melatih Meisya bekerja bersama orang-orang dengan latar belakang dan tanggung jawab berbeda. Kolaborasi menjadi kemampuan penting karena sebuah program pendidikan membutuhkan koordinasi antara perencana program, pengelola materi, fasilitator, hingga peserta.
Pengalaman tersebut sekaligus memperluas pandangannya mengenai peluang karier lulusan pendidikan. Bidang pendidikan tidak hanya membuka jalur profesi sebagai guru, tetapi juga pengembang program, pengelola pelatihan, kreator media pembelajaran, hingga tenaga profesional pada layanan pendidikan berbasis teknologi.
Meisya berharap setiap proses selama internship dapat memberinya pemahaman baru mengenai dunia profesional, terutama tentang kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, dan kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai target.
Bekal Karier dan Pengembangan Diri
Bagi Meisya, lolos WIJABA Batch 11 bukan menjadi tujuan akhir. Program tersebut justru menjadi tahap awal untuk menguji kemampuan, memperoleh pengalaman, dan membangun kesiapan sebelum memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia ingin menjalani internship dengan aktif, bukan sekadar menyelesaikan tugas. Setiap kegiatan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kekuatan maupun keterampilan yang masih perlu ditingkatkan.
“Saya ingin selama internship benar-benar belajar dari setiap proses yang ada. Tidak hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga memahami cara kerja tim dan mengevaluasi diri supaya setelah program selesai ada kemampuan baru yang saya dapatkan,” tuturnya.
Meisya juga mendorong mahasiswa lain agar tidak membatasi proses belajar hanya pada aktivitas akademik di kampus. Mengikuti internship, organisasi, kompetisi, maupun program pengembangan diri dapat membuka pengalaman yang berbeda dan membantu mahasiswa mengenali potensi mereka.
“Jangan takut mencoba kesempatan baru. Kadang kita merasa belum siap, tetapi justru melalui kesempatan itu kita bisa mengetahui kekurangan, belajar lebih banyak, dan meningkatkan kemampuan yang sebelumnya belum pernah kita gunakan,” pesannya.
Keikutsertaan Meisya dalam WIJABA Batch 11 diharapkan menjadi bekal untuk memperkuat kompetensi akademik dan profesionalnya. Pengalaman pada divisi Online Program Education juga dapat mendukung kapasitasnya sebagai calon pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memperluas ruang belajar melalui pengalaman di luar kampus. Dengan memanfaatkan kesempatan internship secara optimal, Meisya memiliki peluang untuk membawa wawasan baru ke perkuliahan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Penulis: Nabila Wulyandini












![IMG-20250805-WA0010[2] wisudawan berprestasi](https://ipa.umsida.ac.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250805-WA00102-scaled-e1754440736916-150x150.jpg)




